Program Kerja Unggulan Pemerintah Provinsi NTT Periode 2018 – 2023

 

I. INFRASTRUKTUR

1. Jalan Raya, (dalam satu periode kepemimpinan seluruh ruas jalan provinsi di seluruh NTT dibangun hotmix)

2. Listrik, (dalam satu periode kepemimpinan, semua rumah tanggal di seluruh NTT sudah terpasang listrik)

3. Air Bersih, (dalam satu periode kepemimpinan, persoalan air bersih terselesaikan)

4. Air Irigasi, (untuk menunjang pengembangan pertanian dan peternakan maka persoalan air irigasi terselesaikan dalam satu periode kepemimpinan)

 

II. PARIWISATA

Target yang ingin dicapai di sektor pariwisata adalah tercapainya jumlah kunjungan di NTT mencapai 3 juta wisatawan, dengan demikian keuntungan yang diperoleh antara lain :

1. Pendapatan asli daerah NTT mencapai 5 tahun kedepan diharapkan meningkat sebanyak Rp. 3 Trilun.

2. Dapat menyerap 300.000 tenaga kerja di NTT.

3. Hasil produksi masyarakat berupa pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan serta kerajinan tangan lainnya akan terserap dalam jumlah yang amat sangat besar. 

 

III. PERTANIAN

● Kendala utama pertanian di NTT saat ini adalah ketersediaan air/irigasi. Kendala ini dalam tempo tiga tahun terselesaikan dengan cara menyisihkan 5% dari total APBD untuk mengatasi kekurangan air/irigasi untuk pertanian dan peternakan.

●  Membantu para petani dengan teknologi pertanian berupa alat berat sehingga akan bertambah lahan para petani saat ini yang seluanya sangat terbatas, termasuk juga memanfaatkan lahan-lahan tidur yang selama ini tidak produktif.

●  Hasil  yang  akan  dicapai  adalah bertambahnya area pertanian yang dimiliki oleh rakyat baik itu pertanian perkebunan, pertanian pangan, pertanian holtikultura.

Dengan demikian maka pendapatan petani akan meningkat dari tahun ke tahun serta dalam jangka menengah/panjan kita tidak lagi mendatangkan komoditi pertanian dari luar daerah antara lain beras, jagung, bawang, tomat, cabe, pinang dan lain-lain.

●  Pemerintah  akan  membantu  pemasaran hasil semua jenis pertanian apabila rakyat mengalami kesulitan.

●  Masalah kelangkaan pupuk di masyarakat siap diatasi sehingga tepat waktu, tepat jumlah dan tepat lokasi.

 

IV. PETERNAKAN

Pemerintah siap membantu masyarakat dalam penanaman pakan ternak serta meningkatkan kualitas pakan ternak dengan target peningkatan kuantitas/jumlah dan kualitas peternakan NTT baik ternak besar, maupun ternak kecil sehingga pendapatan masyarakat peternak meningkat dengan tajam.

 

V. PERIKANAN DAN KELAUTAN

Semua lahan pesisir pantai yang potensial untuk dijadikan garam siap diolah menjadi tambak garam dengan target NTT menjadi provinsi penghasil garam terbesar di Indonesia untuk mengurangi jumlah import garam nasional, dengan demikian lapangan pekerjaanpun akan bertambah di sektor ini.

 

 

Siap membantu masyarakat di pesisir pantai untuk mengembangkan budidaya-budidaya kelautan antara lain budidaya kepiting, udang, kerang, dan juga membantu petani rumput laut agar memperluas dan memperbanyak produksi rumput laut. Siap membantu masyakat nelayan berupa alat tangkap untuk meningkatkan produksi perikanan, serta juga membantu masyarakat berupa menjamin ketersediaan es bagi masyarakat nelayan termasuk membangung industri perikanan dengan target meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan. 

 

VI. PERDAGANGAN

Siap membantu bertumbuh dan berkembangnua Usaha Kecil Menengah (UKM) termasuk memudahkan UKM mendapatkan modal usaha dengan cara yang mudah, murah dan tanpa anggunan.

Dengan memajukan sector pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan maka otomatis sektor perdagangan akan bertumbuh dengan pesat.

 

VII. INDUSTRI

● Siap membantu masyarakat untuk mengembangkan industry rumah tangga antara lain tenun ikat yang merupakan kekayaan intelektual, kerajinan tangan lain serta pengolahan hasil pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan kelautan. 

● Siap memfasilitasi dan mempermudah masuknya investor di sector industri skala besar. 

 

VIII. KETENAGA KERJAAN

● Siap mendirikan  Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh Kabupaten dengan target sebanyak-banyaknya generasi muda dapat mengikuti pelatihan keterampilan di semua BLK tersebut sehingga akan dihasilkan tenaga-tenaga terampil dan berkompeten di semua sektor seperti pariwisata, pertanian/perkebunan, peternakan, perikanan kelautan, perdagangan industry termasuk keterampilan untuk sektor jasa lainnya. 

 

 

Dengan demikian diharapkan tidak aka nada lagi pengangguran di NTT. Dari BLK tersebut bagi yang berprestasi akan dikirim dari NTT sebanyak 2000 orang per tahun ke luar negeri untuk meningkatkan kualitas keterampilan dan kompetensi mereka yang berskala internasional. Dan meningkatkan perlindungan kerja bagi TKI asal NTT di luar negeri.  

 

IX. BIROKRASI

● Melakukan penataan untuk menghasilkan birokrasi di NTT yang professional dengan menghilangkan kepentingan suku, agama, keluarga dan RAS. Dengan menata birokrasi yang professional maka dipastikan terjadi kenaikan tunjangan kesejahteraan bagi aparatur sipil Negara.

● Menciptakan birokrasi dengan mental melayani serta menindak korupsi di semua lini. 

● Siap meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara.

 

X. PENDIDIKAN DAN KESEHATAN

●  Siap memenuhi ketersediaan guru di semua tingkatan sekolah.

● Siap  meningkatkan  kualitas  guru di semua tingkatan sekolah melalui pendidikan di dalam dan luar negeri.

● Siap  memenuhi  kebutuhan  buku/literatus serta laboratorium di semua tingkatan sekolah.

● Siap memenuhi kebutuhan tenaga medis serta ketersediaan obat-obatan disemua tingkatan pelayanan kesehatan.

 

XI. KEHIDUPAN SOSIAL KEMASYARAKATAN

Terciptanya kehidupan kemasyarakatan yang rukun, damai dan sejahtera dengan tidak membeda-bedakan masalah Agama, Suku dan RAS.

 

 

PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH

QUICK WINS :  1. MORATORIUM TAMBANG 

2. MORATORIUM PMI 

3. PENCEGAHAN/PENANGANAN STUNTING 

 

PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH I

PENGENTASAN KEMISKINAN :

1. Perlindungan Sosial Bagi Masyarakat  Miskin 

2. Peningkatan Akses Layanan  Kesehatan dan Gizi  Masyarakat 

3. Pemerataan Akses Layanan  Pendidikan Berkualitas 

4. Peningkatan Akses Masyarakat  Terhadap Perumahan dan  Permukiman Layak 

5. Peningkatan Tata Kelola Layanan Dasar 

 

PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH II

PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT :

1. Peningkatan Nilai Tambah dan Ekspor Produk Pertanian  (Marungga) 

2. Pengembangan  Industri Garam Daerah 

3. Peningkatan Produksi bibit dan benih Pertanian, Peternakan dan Perikanan 

4. Percepatan Peningkatan  Keahlian Tenaga Kerja 

5. Pengembangan Iptek  dan Inovasi Daerah 

 

PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH III

KELESTARIAN LINGKUNGAN  :

1. Pengurangan   resiko  bencana 

2. Peningkatan Akses Layanan  Kesehatan dan Gizi  Masyarakat 

3. Pemerataan Akses Layanan  Pendidikan Berkualitas 

4. Peningkatan Akses Masyarakat  Terhadap Perumahan & Permukiman Layak 

5. Penyediaan Dokumen Hak Dasar Masyarakat Miskin 

 

 

PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH IV

PARIWISATA DAN INDUSTRI WISATA :

1. Peningkatan kelembagaan dan SDM pariwisata berbasis  masyarakat (Comunity Based) 

2. Pengembangan Jaringan Informasi Pariwisata (TIC) yang terintegrasi dengan digital  literasi dan promosi wisata 

3. Percepatan pembangunan infrastruktur  pariwisata 

4. Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi dan Kinerja  industri Kreatif  

5. Pengembangan Jaringan Kerjasama  Pariwisata 

 

PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH V

PEMANTAPAN   INFRASTRUKTUR   JALAN,  AIR ,  ENERGI     DAN     TRANSPORTASI :

1. Pemenuhan Kebutuhan  Energi baru terbaharukan 

2. Peningkatan  Akses  dan Kualitas jalan jembatan ,  prasarana  dan sarana transportasi 

3. Peningkatan Kuantitas,  Kualitas dan Aksesibilitas Sumber Daya Air 

4. Peningkatan Daya Dukung  SDA dan Daya Tampung  Lingkungan 

 

PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH VI

AKSESIBILITAS  DAN KUALITAS  PENDIDIKAN  SERTA KESEHATAN :

1. Peningkatan Aksesibilitas dan Kualitas Layanan Pendidikan 

2. Pemuda NTT yang berkapasitas dan berkapabilitas 

3. Penguatan Literasi untuk Kesejahteraan 

4. Peningkatan Kualitas dan kuantitas Pelayanan Kesehatan 

5. Fasilitas Khusus Kesehatan Daerah terpencil , perbatasan dan kepulauan 

 

 

PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH VII

REFORMASI BIROKRASI UNTUK MEWUJUDKAN PELAYANAN PUBLIK YANG BERKUALITAS :

1. Perangkat Daerah yang right sizing 

2. Penerapan e- Government & DataTerpadu 

3. Penerapan Sistem  manajemen Kinerja  

4. Penataan   dan pemutahiran  Produk Hukum Daerah 

5. Peningkatan Pelayanan publik yang berkualitas

 

Statistik Kunjungan

Hari ini36
Kemarin330
Minggu Ini941
Bulan Ini9468
Total1135336
Wednesday, 19 December 2018 02:22
Powered by CoalaWeb